Bisikan Nurani

Kini saatnya engkau kembali wahai diri yang malang, tak ada lagi yang harus kau cari dalam dunia yang fana ini, semuanya hanya senda gurau yang melenakan, engkau tidak akan mendapatkan kebahagiaan dengannya. Segeralah kembali, kembalilah, kembalilah dalam pangkuan iman yang akan membawamu kepada kebahagiaan hakiki. Kembalilah meskipun kau telah pergi sangat jauh, masih ada jalan yang bisa kau tempuh untuk kembali. Kembali kepada fitrah dirimu yang suci walaupun perjalananmu akan menyisakan babak-babak kepiluan lain, tapi yakinlah bersama itu akan ada keindahan yang menyelinap dalam hatimu, meskipun untuk meneguhkan langkahmu akan ada tantangan besar yang harus kau hadapi. Tapi jadikanlah itu sebagai pengorbananmu untuk menebus segala dosamu.

Kini kau telah sampai di usiamu yang semakin mendekati ajal, sepanjang usia itu kau lumuri dengan kotoran dosa, sungguh tak ada guna hidupmu selama itu. Kini yang tersisa hanya beberapa hari saja, beberapa jam, beberapa menit atau bahkan beberapa detik lagi. Hanya Allah yang tahu kapan ajalmu akan tiba, kau hanya bisa menunggu. Segeralah bersihkan dirimu dengan menghadap Allah SWT, sambutlah ampunan dan rahmat-Nya. Bertobatlah kepada-Nya dengan semurni-murninya (nasuha), dengan berhenti dari perbuatan dosamu, menyesalinya, kemudian bertekad untuk tidak mengulanginya lagi, dan jika ada hak-hak manusiawi yang kau rampas, maka kembalikanlah. Ini adalah kesempatan terakhirmu, janganlah engkau kembali menggoreskan tinta-tinta dosa dalam lembar-lembar hidupmu yang baru. Kini saatnya kau bangun kembali hidupmu yang telah hancur menjadi kehidupan yang lebih kokoh di atas landasan Tauhid. Bersihkanlah dirimu, lalu jadilah seorang muslim yang sempurna. Selalulah engkau menghamba kepada Allah Azza wa Jalla dengan penghambaan yang sejati. Selalu dekat dengan-Nya, menumpahkan segala energi cinta kepada-Nya, senantiasa berharap ridha-Nya dan merasa takut akan siksa-Nya. Wahai diriku, kembalilah!

Wahai jiwa yang kotor karena lumpur dosa, kejarlah ketertinggalanmu dengan melakuan amal terbaik dan terus menerus tanpa pernah kenal kata henti. Itulah nafas kehidupanmu yang mesti selalu kau hembuskan. Lakukanlah segera tugas-tugas yang Allah perintahkan kepadamu berupa; taubat kepada-Nya, memperbaiki diri, memperbaharui iman, beramal shaleh, berhijrah dan berjihad di jalan-Nya, serta jauhilah larangan-larangannya.

Tutuplah lembaran kelam masa silam, jika engkau bertaubat dengan setulus hati, maka Allah SWT akan mengganti semua keburukanmu menjadi kebaikan. Ini adalah janji Allah, Ia tidak akan pernah menyalahi janji-Nya.

Resapilah kembali setiap hembusan nafasmu, bukalah matamu untuk menatap dalam-dalam keadaan dirimu, buka pula hatimu untuk merasakan apa yang tengah terjadi pada dirimu, yang betapa mirisnya kehidupanmu, sadarilah bahwa dirimu hanya mengikuti hawa nafsu saja yang hina dan tak kunjung membawamu kepada kebahagiaan, dengarkanlah suara hatimu yang telah kau isi dengan keimanan, barengi dengan pikiran akal sehatmu, lalu menangislah sejadi-jadinya di hadapan Tuhanmu yang telah kau durhakai.

Kapan lagi kau akan merasa takut terhadap siksa Tuhanmu yang sangat keras, mengapakah tidak ada rasa kengerian yang sangat ketika kau berhadapan dengan kekuasaan-Nya. Sudah saatnya kau hentikan segala amal burukmu yang mengancam keselamatan dirimu. Kau adalah hamba dan Allah adalah Rabbmu yang maha belas kasih kepadamu, apa lagi yang kau tunggu, segeralah sambut kasih sayang-Nya dalam sisa-sisa waktumu yang masih Ia sediakan, dengan terus-menerus kau pacu dirimu dalam beramal shaleh sebagai bukti ketaatanmu kepada-Nya dan selalu berharap kepada-Nya. Semoga hijab antara dirimu dengan-Nya dapat terbuka kembali untuk bisa berjumpa dengan-Nya. Amiin.

Tiada yang lebih membahagiakanmu selain ampunan Allah, ridho, rahmat, surga dan keindahan menatap wajah-Nya di akhirat kelak. Apalah arti kehidupan dunia yang kau bangun dengan megah jika suatu saat tidak akan kau bawa selain amal perbuatanmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s