Renungan Menjelang Akhir Ramadhan

Rasanya baru saja Ramadhan tiba, tapi kini hanya tinggal beberapa hari lagi ia akan pergi meninggalkan kita. Sudah berapa banyak kita torehkan kenangan-kenangan baik di hari-hari Ramadhan yan telah lalu. Kadang, kita lengah dalam menjamu tamu agung yang ada di hadapan kita, sementara waktu semakin mendekati saat perpisahan.

Andai kita tahu betapa besarnya kemuliaan yang Allah hidangkan dalam Ramadhan ini berupa Rahmat, Maghfirah, Keberkahan dan limpahan pahala yang luar biasa, tentu kita akan bersedih jika berpisah. Bahkan kita menginginkan semua bulan adalah Ramadhan, karena tidak ada suasana hidupnya ruhani yang menyejukkan, selain saat-saat Ramadhan. Itulah mengapa Allah begitu memuliakan bulan ini.

Ramadhan yang telah kita lalui, sudah lebih banyak dari Ramadhan Rasulullah saw. Beliau menemui Ramadhan tidak lebih dari sepuluh kali, karena ibadah shaum diwajibkan pada tahun kedua Hijriah sedangkan beliau wafat tahun kesebelas Hijriah. Frekuensi Ibadah beliau dari hari ke hari dan dari Ramadhan ke Ramadhan semakin meningkat. Kalau Ramadhan-ramadhan sebelumnya beliau melakukan I’tikaf selama sepuluh hari, maka di tahun wafatnya beliau I’tikaf selama dua puluh hari.

Di antara kita ada yang sudah melewati Ramadhan selama 20 kali, 30 kali, 40 kali, atau bahkan lebih. Tapi apa yang telah kita dapatkan dari Madrasah Ramadhan itu. Apakah ada perubahan ke arah yang lebih baik dalam hidup kita? Ataukah Ramadhan hanya dibiarkan lewat begitu saja tanpa ada dampak apa-apa?

Ramadhan merupakan program besar yang Allah sediakan untuk hamba-hamba-Nya yang beriman agar meraih gelar Muttaqin. Ibarat ulat, Ramadhan adalah saat bagi kita untuk melakukan metamorfosa, sehingga saat Ramadhan selesai, kita keluar bagaikan kupu-kupu yang indah. Maka 1 Syawwal dinamakan dengan ‘Idul Fithri (kembali suci).

Mari kita sempurnakan Ibadah Ramadhan kali ini agar kita keluar menjadi Insan yang bertaqwa, seperti bayi baru dilahirkan yang dibersihkan Allah dari segala noda dosa. Sehingga Allah melayakkan kita sebagai salah satu calon penghuni Surga-Nya. Itulah kemenangan yang sesungguhnya. Amien Ya Rabbal ‘Alamin

Salam Taqwa,

Moch Atim

About these ads

Satu gagasan untuk “Renungan Menjelang Akhir Ramadhan

  1. Semoga Allah membimbing kita untuk menjadi yang terbaik di ramadhan kali ini. Amien,,, makasih ya atas renungannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s